Selasa, 07 April 2009

Cerpen buatan Q

CINTAKU DI BAHASA INGGRIS

SMK Negeri 1 Kedawung, kini disibukkan dengan persiapan menghadapi Ujian Nasional dan tetek bengek lainnya yang menyangkut kelulusan siswa-siswanya. Seorang siswa, sebut saja namanya Dira, tak kalah sibuknya dari guru ataupun siswa lainnya.

Hari Rabu kemarin, dia dan semua siswa kelas 3 baru saja mengikuti TRY OUT 1, dan Jum’atnya hasilnya sudah dipangpang di MaBok yang disponsori oleh salah satu operator komunikasi handphone yang sangat terkenal di seluruh Indonesia. Dan ternyata…hasilnya sangat di luar dugaan semua siswa. Semula saat mengerjakannya, semuanya yakin sudah mengerjakannya dengan maksimal akan tetapi hasilnya sangat bertolak belakang dengan usaha mereka.

“ Ra, gimana hasilnya?”tanya Fandi

“ Hasilnya ya gak gimana-gimana…lumayanlah buat awal permulaan uji coba UN…Tapi aku gak puas nih…”

“ Emangnya elo dapet berapa sih?”tanya Fandi penasaran sambil melihat daftar nama. Fandi mencari-cari nama Dira Prayudha dan saat itu dia terkejut dengan apa yang dia liat.

“ Apa?! Busyet…Elo udah dapet 8,9,9 masih kurang puas?? Emangnya elo pengen semua pelajaran dapet nilai 10?”Fandi menggeleng-gelengkan kepalanya gak percaya dengan apa yang diliatnya.

“ Kenapa gak…kalo ada kesempatan dan usaha, semua bisa kok aku dapetin. Pokoknya TRY OUT 2, aku harus lebih dari itu.”

“ Ya terserah elo aja deh…Oh ya ntar kalo UN elo jangan pelit dong ama gue…Gue kan sohib elo…ya…ya…”Fandi mulai merayu, mencoba meluluhkan hati sohibnya itu agar gak pelit kalo UN dateng.

“ Aku gak bakal pelit kok…tapi aku pengennya sih kamu usaha dulu sebelum aku kasih jawabannya. Aku gak mau menjerumuskan teman sendiri.”

“ Oke…Thanks, Ra.”kata Fandi seneng dan langsung memeluk sohibnya itu, yang dipeluk malah kegelian.

“ Kamu apa-apaan sih Fan?”tanya Dira berusaha melepaskan pelukan Fandi karena malu diliatain ama banyak cewek.

Fandi malah nyengir kuda terus lari ke arah kantin, entah mau nyari ceweknya ato mau ngisi perut. Sementara itu, Dira masih memandangi hasil TRY OUT. Pandangannya tertuju pada sebuah nama, yakni Rezka Dwi Andara. Cewek yang selama ini telah membuatnya mengerti cinta dan merubah hidupnya menjadi lebih baik. Sebelumnya dia terkenal dengan anak yang paling malas dan sering bolos saat pelajaran dimulai. Tapi diam-diam dengan tingkahnya itu, Rezka menaruh perhatian lebih kepadanya.

Sebelumnya di hari Selasa saat pelajaran Bahasa Inggris dimulai…

“ Listening comprehension section. In this part of the test you will also hear…”

Itulah kalimat yang menjadi pembuka saat pelajaran listening dimulai yang diajari oleh Pak H. Ahmad Baehaqi. Saat semua siswa sedang serius dengan kalimat yang berbunyi lewat tape recorder, Dira datang dengan santainya tanpa dosa. Sontak Pak Baehaqi terkejut dan menanggilnya.

“ Assalamu’alaikum…”salam Dira.

“Wa’alaikumsalam…”jawab Pak Baehaqi kaget.

Pak Baehaqi memerintahkan seorang siswi untuk mematikan dulu tape recorder.

“ Anta ke sini?”perintah Pak Baehaqi.

“Ya, Pak.”Dira menghampiri Pak Baehaqi yang sudah memasang muka kesal, bingung dan dan kaget.

“ Anta tahu tidak ini pelajaran apa?”tanya Pak Baehaqi ke Dira yang sudah masuk dengan santai tanpa tau pelajaran apa sedang dimulai.

“ Tahu, Pak. Tadi saya habis disuruh guru untuk memphoto copy.”

“ Alasan…Anta tahu ini pelajaran saya, kenapa anta masih tetap saja masuk. Kalau anta telat, saya kan sudah ngasih tahu mendingan anta di luar saja dan tidak usah mengikuti pelajaran saya.”

“ Maaf, Pak. Tapi saya memang disuruh guru untuk memphoto copy.”

“ Sudah lebih baik kamu keluar dan minggu depan jangan ikut pelajaran saya.”kata Pak Baehaqi dengan nada agak membentak.

Dengan langkah lemas dan terpaksa, Dira pergi meninggalkan kelas. Sepulang sekolah, Rezka menghampiri Dira yang ada di belakang toilet. Di sana dia diam dan menyandarkan kepalanya di tembok. Dia gak kepikiran akan diusir oleh Pak Baehaqi saat pelajarannya. Rezka menghampirinya dengan memberikan kertas foto kopi soal Bahasa Inggris yang dibagikan tadi.

“ Tadi Pak Baehaqi gak bermaksud ngusir kamu. Dia cuma ingin bertindak adil kepada murid-muridnya. Dia menitipkan soal ini untuk kamu. Katanya, kalo kamu mau ikut pelajarannya lagi, kamu harus mengerjakannya dan harus benar 90%.”kata Rezka sambil menyerahkan naskah soal dan duduk di sebelahnya.

“ Pak Baehaqi ngomong gitu?”

“ Iya. Dia tau kalo kamu sekarang sudah berubah dan mulai serius dengan pelajarannya. Jadi dia nyuruh kamu ngerjain soal ini.”

“ Tapi aku mana bisa benar 90%.”

“ Tenang aja. Aku akan bantu kamu kok. Yang penting kamu kerjain aja soal ini.”

“ Kalo gitu sekarang aja. Mumpung aku masih semangat nih buat belajar.”kata Dira bersemangat.

“ Boleh.”

“ Yuk…”ajak Dira sambil menarik tangan Rezka.

Rezka kaget dan gak nyangka Dira akan memegang tangannya. Seketika Dira langsung melepaskannya dan meminta maaf.

“ Sori…Aku gak bermaksud buat megang tangan kamu…”kata Dira malu.

“ Gak apa-apa kok. Yuk pergi…”

Dira dan Rezka pergi ke kelas untuk mengerjakan soal Bahasa Inggris yang diserahkan oleh Pak Baehaqi. Di sana Rezka membimbing Dira mengerjakannya apabila ada soal yang sulit. Mereka terlihat akrab dan dekat.

“Eh, udah sore nih…Pulang yuk…”ajak Rezka

“ Oke…Lagian aku udah selesai kok ngerjainnya. Bentar ya aku beresin buku dulu.”

Dira memasukkan buku-bukunya ke dalam tasnya dan sekarang siap untuk pulang.

“Yuk…”

Dira dan Rezka pergi meninggalkan kelas dan kini ada di parkiran motor. Dira menawarkan Rezka untuk pulang dengannya naik motor.

“Aku antar ya.”

“ Gak usah. Aku naik angkot aja.”

“ Tadi kan kamu udah Bantu aku. Jadi untuk bales budi, aku anter kamu pulang ya. Mau ya?”

“ Tapi kita kan berlawanan arah.”

“ Gak apa-apa kok. Sekali ini aja buat awal persahabatan kita.”

Persahabatan? Aku kira ini awal dari ikatan cinta?”piker Rezka.

“ Kok ngelamun sih. Mau gak??”

Rezka menjawabnya dengan anggukan kepala. Dira mengantarkannya pulang.Mulai saat itu mereka berdua sering pulang dan berangkat bareng. Dan mulai saat itu Dira dan Rezka dekat dan akhirnya Dira nembak Rezka jadi pacarnya. Hubungan mereka dimulai dari Bahasa Inggris. Karena Bahasa Inggris dia menyadari pentingnya bahasa itu, karena Bahasa Inggris dia dekat dengan Rezka dank arena Bahasa Inggrislah dia jadi jadian sama Rezka.

Ujian Nasional tiba dan hasilnya telah dibagikan….

“Ra…”sapa halus Rezka membuyarkan lamunannya.

“Rezka? Udah lama?”

“Lumayan. Kamu kenapa ngelamun?”

“Aku ngelamun karena aku ingat awal kedekatan kita. Kamu masih ingat?”

“Oh…Bahasa Inggris??”

“Iya…Rez, makasih ya kamu udah ngerubah aku jadi bisa memahami pelajarn Bahasa Inggris dan pelajaran lainnya. Kalo gak ada kamu mungkin aku masih dikenal sebagai murid yang malas dan sering bolos.”

“Sama-sama…Oh ya kamu mau nerusin kuliah dimana?” tanya Rezka.

“Aku di universitas bahasa asing…kamu…”

Semua kelas 3 SMK Negeri 1 Kedawung lulus dengan nilai yang baik dan melanjutkannya ke perguruan tinggi.

SEMUA BISA BERUBAH KALAU KITA ADA KEMAUAN UNTUK MERUBAHNYA…

0 komentar:

Posting Komentar

Template Design by SkinCorner from Jack Book